Tips Memilih Bisnis Sampingan Untuk Karyawan atau Pegawai

Tips Memilih Bisnis Sampingan Untuk Karyawan atau Pegawai

Tips Memilih Bisnis Sampingan Karyawan / Pegawai – Terkadang seseorang yang sudah berkerja di suatu instansi atau perusahaan juga ingin membuka usaha sampingan, hal yang wajar mengingat kebutuhan saat ini semakin bertambah yang membutuhkan banyak biaya, berikut salah satu contoh pertanyaan dan jawaban mengenai tips memilih Bisnis sampingan :
Tanya:
Saya seorang pekerja pabrik yang bekerja berdasarkan shift dan ingin membuka usaha sampingan. Ada tiga hal yang ingin saya tanyakan tentang jenis usaha apa yang cocok untuk saya jalankan, sehingga tidak mengganggu jam kerja saya. Yaitu sbb:

  • Jenis usaha apa yang cocok untuk saya jalankan?
  • Berapakah modal awal yang saya butuhkan untuk mendirikan usaha tersebut?
  • Di mana lokasi yang tepat untuk usaha tersebut?

Jawab:
Denny – Solo, Jawa Tengah
Bapak Denny yang terhormat, peluang untuk menjadi pebisnis memang tidak hanya berlaku bagi mereka yang memiliki waktu 24 jam sehari untuk menjalankannya. Para karyawan dengan jam kerja tetap (masuk pukul 09:00 dan pulang pukul 16:00) pun juga memiliki peluang dan kesempatan untuk sukses menjadi pengusaha.

Begitu pula dengan Anda yang saat ini bekerja dengan sistem shift.
Oleh karena itu, Anda harus memilih jenis usaha yang dalam pelaksanaannya tidak harus selalu membutuhkan kehadiran Anda secara fisik Misalnya Anda memiliki keahlian mereparasi peralatan elektronik dan ingin membuat usaha service peralatan elektronik. Di samping sebagai pemilik, Anda juga merangkap sebagai teknisi satu-satunya dalam usaha tersebut sehingga usaha ini menuntut kehadiran Anda secara fisik.

Nah, ketika Anda saat ini masih terikat dengan pekerjaan atau status sebagai seorang karyawan yang bekerja dengan sistem shift, saya sarankan Anda tidak membuka usaha service peralatan elektronik. Mengapa? Yah, dengan posisi yang Anda miliki saat ini, maka jika Anda tetap “nekat membuka usaha service elektronik dan Anda sebagai teknisinya, maka usaha Anda berpotensi untuk mengecewakan pelanggan, karena dengan Anda tidak standby di ternpat, maka jika sewaktu-waktu pelanggan Anda datang dan Anda tidak ada maka ia pasti akan kecewa. Dan jika pelanggan kecewa, maka kemungkinan kecil ia akan mau kembali lagi ke tempat Anda.

Jika itu sering terjadi, maka usaha Anda tidak akan memiliki pelanggan dan usaha Anda bisa “gulung tikar’ Oleh karena itu, saya sarankan Anda untuk membuka usaha yang tidak harus membutuhkan kehadiran Anda secara fisik Setiap hari.

Jenis Usaha. Lalu jenis usaha apa yang cocok untuk dijalankan bagi karyawan yang masih bekerja secara shift? Ada banyak jenis usaha yang tidak harus selalu membutuhkan kehadiran Anda setiap hari Misalnya Anda membuka usaha pulsa.

Baca Juga: 10 Ide Usaha Sampingan Paling Menjanjikan di Tahun 2018

Mungkin Anda berpikir, ‘ah, kan sudah banyak yang buka usaha seperti itu?’ atau mungkin juga Anda berpikir ‘ah, untungnya kan kecil, cuma 1.000 per transaksi Yah, boleh-boleh saja Anda berpikir seperti itu, namun perlu saya sampaikan bahwa bisnis pulsa adalah bisnis yang tidak akan pernah mati. Karena pada saat ini hampir semua orang memiliki handphone dan sudah pasti mereka membutuhkan pulsa setiap hari.

Kelihatannya memang sepele, hanya mendapatkan Rp 1.000 per transaksi, namun jika dalam sehari Anda bisa menjual 50 x transaksi, maka potensi Anda mendapatkan penghasilan Rp 1,5 juta per bulan bisa Anda dapatkan.

Dalam hal ini Anda bisa menggaji karyawan dengan gaji Rp 750 ribu, dan minimal penghasilan bersih Anda masih sekitar Rp 500 ribu. Jika Anda saat ini bekerja sebagai karyawan dengan gaji misalnya Rp 1,5 juta, maka penghasilan tambahan Anda adalah sepertiga dan gaji Anda sebagai karyawan. Sedikit? Enggak juga, karena untuk mendapatkan penghasilan sebesar Rp 1,5 juta, Anda harus bekerja sepanjang hari (rata-rata 7 jam per han). Sedangkan untuk mendapatkan uang Rp 500 nbu, Anda tidak harus bekerja, karena ada karyawan Anda yang mengerjakannya.

Menurut saya, Anda tidak penlu menyewa tempat yang terlalu besar dan mahal. Cukup kios kecil atau etalase yang Anda tempatkan di pusat pusat keramaian orang. Seperti terminal, halte atau stasiun kereta api. Sewa tempatnya paling mahal hanya Rp 200 ribu. Jika Anda sudah lancar menjalankan 1 outlet, saya sarankan Anda untuk membuka lagi 2-3 outlet yang lain.

Dengan demikian akan terjadi duplikasi penghasilan Anda menjadi Rp 1,5 juta atau setara dengan gaji bulanan Anda. Dan tugas Anda hanya mengontrol saja serta menerima laporan dari karyawan. Jenis-jenis usaha lain yang bisa Anda jalankan misalnya warung kopi & indomie rebus. Anda cukup rekrut satu orang karyawan untuk menjalankan bisnis tersebut. Usaha warung kopi ini ternyata juga cukup lumayan.

Rata-rata pemiliknya bisa mengantongi penghasilan bersih minimal Rp 100 ribu per hari atau bahkan bisa mendapatkan penghasilan bersih Rp 500 ribu per hari. Padahal modal untuk menjalankan usaha ini relatif kecil, selain itu juga masih banyak bisnis sampingan yang bisa dilakukan oleh karyawan perusahaan, anda dapat mencari – cari dan menemukannya sendiri..

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Tips Memilih Bisnis Sampingan Untuk Karyawan atau Pegawai"

Posting Komentar